Pembuat Kwitansi
Isi nama dan jumlah uang, kwitansi beserta terbilangnya langsung tersusun.
Rp
Kwitansi Anda
Isi jumlah uang.
KWITANSI
Sudah terima dari: [Nama pembayar]
Uang sejumlah: [jumlah uang]
Untuk pembayaran: [Keperluan pembayaran]
Jumlah: Rp[...]
Penerima,
[Nama penerima]
Bagian dalam kurung siku belum diisi. Tanda tangani di atas nama penerima kalau dicetak.
Cara memakai
- Isi nama pembayar, jumlah uang, dan keperluan pembayarannya.
- Isi nama penerima dan kota. Nomor kwitansi boleh dikosongkan.
- Baca kwitansi di bawah isian. Salin untuk dikirim lewat WhatsApp, atau buka PDF-nya untuk dicetak dan ditandatangani.
Dasar: UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, Pasal 3 ayat (2) huruf g, Pasal 5, dan Pasal 9 ayat (1).
Contoh kwitansi
Siti Aminah menerima uang sewa kios bulan Oktober sebesar Rp7.500.000 dari Budi Santoso di Makassar. Di kwitansi, jumlah itu tertulis “Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah”. Karena jumlahnya di atas Rp5 juta, kwitansi diberi tempat meterai Rp10.000.
Tanya jawab
- Kapan kwitansi perlu meterai?
- Kalau jumlah uangnya lebih dari Rp5.000.000, kwitansi kena bea meterai Rp10.000 (UU No. 10 Tahun 2020 Pasal 3 ayat (2) huruf g dan Pasal 5). Kwitansi Rp5.000.000 atau kurang tidak kena.
- Siapa yang membayar meterainya?
- Menurut Pasal 9 ayat (1) UU 10/2020, bea meterai dokumen yang dibuat satu pihak terutang oleh pihak yang menerima dokumen. Pada kwitansi, itu pihak pembayar, karena dia yang menerima kwitansinya.
- Kwitansi gaji juga perlu meterai?
- Tidak. UU 10/2020 mengecualikan tanda terima pembayaran gaji dan pensiun dari bea meterai.
- Kenapa ada tulisan dalam kurung siku?
- Itu bagian yang belum Anda isi. Setelah kolomnya diisi, tulisan itu berganti dengan isian Anda.
- Apakah data saya disimpan?
- Tidak. Kwitansi disusun di perangkat Anda dan tidak dikirim ke mana pun.
Usulkan format lain
Contoh di video
