Semua tools

Kalkulator Diskon

Masukkan harga, diskon, dan voucher, lalu lihat berapa yang benar-benar Anda bayar.

Yang ingin dihitung
Rp
%
%
Jenis voucher
Rp
Rp
Rp
Rp

Diskon tambahan dihitung dari harga setelah diskon pertama. Kolom yang tidak ada di promo Anda biarkan kosong.

Yang Anda bayar

Rp0

Harga awal
–
Total bayar
–

Cara menghitung

Diskon bertingkat dikalikan: harga × (100% − diskon pertama) × (100% − diskon tambahan). Diskon 50% + 20% sama dengan potongan 60%, karena diskon kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong.

Voucher dipotong dari harga setelah diskon, dan syarat minimal belanja juga dicek dari angka itu. Untuk voucher persen dengan batas maksimal, potongan yang dipakai adalah yang lebih kecil.

Ongkir yang dibayar = ongkir − potongan ongkir, paling kecil Rp0.

Total bayar = harga barang setelah diskon dan voucher + ongkir yang dibayar. Angka hemat dihitung dari harga awal ditambah ongkir penuh. Setiap langkah dibulatkan ke rupiah terdekat.

Dasar: Hitungan persen biasa: diskon bertingkat dikalikan dari harga setelah diskon sebelumnya, voucher dipotong dari harga setelah diskon; UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 9 ayat (1) huruf a dan Pasal 10: pelaku usaha dilarang menawarkan potongan harga yang tidak benar atau menyesatkan.

Contoh perhitungan

Sebuah toko sepatu di Taliwang memasang diskon 50% + 20% untuk sepatu seharga Rp200.000. Diskon 50% membuat harganya Rp100.000, lalu diskon 20% memotong Rp20.000 lagi. Anda membayar Rp80.000, potongan totalnya 60%.

Ada voucher Rp20.000 dengan minimal belanja Rp100.000. Barang Rp100.000 yang didiskon 10% menjadi Rp90.000, jadi voucher belum berlaku. Anda perlu menambah belanja Rp10.000 lagi.

Toko A menjual Rp300.000 dengan diskon 30% dan ongkir Rp15.000, totalnya Rp225.000. Toko B menjual Rp280.000 dengan voucher Rp50.000 dan bebas ongkir, totalnya Rp230.000. Toko A lebih murah Rp5.000.

Tanya jawab

Kenapa diskon 50% + 20% tidak sama dengan 70%?
Diskon kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong. Dari Rp200.000, diskon 50% menyisakan Rp100.000, dan 20% dari Rp100.000 hanya Rp20.000. Potongan totalnya Rp120.000, atau 60% dari harga awal.
Apakah urutan diskon berpengaruh?
Untuk dua diskon persen, urutannya tidak mengubah hasil: 50% lalu 20% sama dengan 20% lalu 50%. Urutan baru berpengaruh kalau ada voucher rupiah. Tools ini memakai urutan yang umum di toko online, yaitu diskon dulu, voucher sesudahnya.
Apa arti voucher "10% maks. Rp15.000"?
Potongannya 10% dari harga, tapi paling banyak Rp15.000. Untuk belanja Rp300.000, voucher itu memotong Rp15.000 saja, karena 10%-nya (Rp30.000) melewati batas.
Kenapa voucher saya tidak berlaku?
Minimal belanja biasanya dicek dari harga setelah diskon. Kalau angkanya kurang, hasil di atas menampilkan berapa lagi yang perlu ditambah supaya voucher bisa dipakai.
Bagaimana dengan cashback?
Cashback biasanya baru dikembalikan setelah pesanan selesai, jadi jumlah yang Anda bayar saat checkout tidak berkurang. Karena itu cashback tidak dimasukkan ke total bayar.
Apakah hasilnya sama persis dengan di aplikasi belanja?
Untuk diskon dan voucher biasanya sama. Selisih bisa muncul dari biaya layanan, biaya penanganan, asuransi pengiriman, atau cara toko membulatkan angka. Cek lagi rincian di halaman pembayaran sebelum membayar.

Contoh di video