Semua tools

Laporan Laba Rugi

Isi pendapatan dan beban usaha, lalu laporan laba rugi tersusun sampai laba bersihnya.

Usaha

Pendapatan

Rp
Rp

Beban usaha

Rp
Rp
Rp
Rp

Di luar usaha utama (boleh kosong)

Rp
Rp
Rp

Laporan laba rugi Anda

Isi dulu pendapatan atau penjualan periode ini.

[Nama usaha]

LAPORAN LABA RUGI

Untuk periode yang berakhir pada [Tanggal]

(dalam Rupiah)

Pendapatan

Penjualan / pendapatan usaha-

Jumlah pendapatan-

Beban Usaha

--

Jumlah beban usaha-

Laba usaha-

LABA BERSIH0

Baris yang angkanya kosong tidak ikut tercetak. Angka dalam kurung adalah pengurang atau rugi.

Cara memakai

  1. Isi nama usaha dan tanggal akhir periode, misalnya 31 Desember untuk laporan tahunan atau tanggal terakhir bulan untuk laporan bulanan.
  2. Tulis pendapatan periode itu. Usaha dagang atau produksi mengisi harga pokok penjualan, yaitu modal barang yang terjual. Usaha jasa mengosongkannya.
  3. Isi beban usaha seperti gaji, sewa, dan listrik. Beban lain bisa ditambah sendiri. Pendapatan dan beban di luar usaha utama ditulis terpisah, begitu juga pajak penghasilan yang dibayar untuk periode itu.
  4. Laporan tersusun saat Anda mengetik. Pendapatan dikurangi HPP menjadi laba kotor. Laba kotor dikurangi beban usaha menjadi laba usaha. Laba usaha ditambah pendapatan lain, lalu dikurangi beban lain dan pajak, menjadi laba bersih. Angka dalam kurung berarti pengurang atau rugi. Salin laporannya, atau lihat PDF-nya lalu unduh.

Dasar: Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI: disahkan 24 Oktober 2016, berlaku efektif 1 Januari 2018, belum ada revisi (dicek 5 November 2026). Laporan laba rugi memuat pendapatan, beban keuangan, dan beban pajak satu periode.

Contoh laporan

Selama 2026, Toko Berkah Jaya menjual barang Rp120.000.000 dengan harga pokok Rp84.000.000, jadi laba kotornya Rp36.000.000. Beban gaji Rp18.000.000, sewa Rp6.000.000, dan listrik Rp2.400.000 berjumlah Rp26.400.000, sehingga laba usahanya Rp9.600.000. Setelah pajak penghasilan Rp600.000, laba bersihnya Rp9.000.000, atau 7,5% dari penjualan.

Tanya jawab

Apa itu laporan laba rugi?
Laporan yang menunjukkan pendapatan, beban, dan laba atau rugi usaha selama satu periode. Menurut SAK EMKM, laporan ini termasuk laporan keuangan minimum UMKM, bersama neraca dan catatan atas laporan keuangan.
Apa beda laba kotor, laba usaha, dan laba bersih?
Laba kotor adalah penjualan dikurangi harga pokok barang yang terjual. Laba usaha adalah laba kotor dikurangi beban operasional seperti gaji dan sewa. Laba bersih adalah sisa setelah pendapatan dan beban lain-lain serta pajak ikut dihitung.
Usaha saya jasa, tidak punya HPP. Bagaimana?
Kosongkan kolom harga pokok penjualan. Baris laba kotor tidak ikut tercetak, dan beban usaha langsung dikurangkan dari pendapatan.
Pajak penghasilan diisi berapa?
Isi pajak yang dibayar atau terutang untuk periode itu, sesuai catatan pajak usaha Anda. Tools ini tidak menghitung tarif pajak. Kalau belum ada, kosongkan saja.
Apa bedanya dengan neraca?
Laba rugi menunjukkan hasil usaha selama satu periode. Neraca menunjukkan aset, kewajiban, dan ekuitas pada satu tanggal. Laba bersih dari laporan ini nantinya menambah ekuitas di neraca.
Bisakah laporan ini dilampirkan ke SPT atau pengajuan pembiayaan?
Laporan ini disusun dari angka yang Anda isi. Sebelum dilampirkan, cocokkan dulu dengan catatan dan bukti transaksi usaha Anda.
Apakah angka saya disimpan?
Tidak. Laporan disusun di perangkat Anda dan isinya tidak dikirim ke mana pun.

Usulkan format lain

Butuh format atau tata letak lain, misalnya contoh dari kantor atau sekolah Anda? Kirim foto atau tangkapan layarnya. Format yang paling sering diminta kami tambahkan lebih dulu.

Email hanya dipakai untuk mengabari Anda kalau formatnya sudah ada. Isian Anda di tools ini tidak ikut terkirim.